Global warming isue vs Jarakada

mini dan transparantIsue global warming mungkin sudah lama di dengung-dengungkan. Buat orang macam kita-kita mungkin follow up nya sekedar ngikutin berita trus ngikut koment kalo ada yang tanya. Buat partisipasi jelas kurang knowledge plus kurang modal, klo dipaksa juga pasti nambah-nambahin panas temperatur bumi yang memang sudah panas, hi hi hi…

Tadi malam, ada seorang rekan yang koment masalah ini. “Hal yang paling masuk akal dan yang paling bisa dilakukan dalam menyikapi cuaca panas akibat global warming adalah dengan menganjurkan kaum Hawa memakai pakaian mini plus tipis biar terhindar dari temperatur tinggi yang menyengat. Selain mengurangi efek gerah, si pengguna juga terhindar dari dehidrasi berlebihan yang berarti mengurangi produksi/konsumsi air, efisiensi industri textil dan yang jelas, penghematan!”

Ditambahkan, bahwa perbedaan jumlah wanita dibanding pria akan membuat seruan ini dapat berpengaruh signifikan terhadapap efisiensi yang disebutkan di atas. Adapun isu-isu layak dan kepantasan dalam berbusana, patut dipikirkan. Ada banyak kaum hawa yang belum jera-jera jua walaupun sudah diperingatkan untuk tidak berpakaian Tipis dan transparan. Bahkan hal tersebut sudah dibuatkan peraturan bahkan undang-undang (kedada gawian). Mungkin kaum hawa lebih aware terhadap isu global warming ketimbang yang melarang.

Transparan memang butuh kedewasaan.

Jarakada…

Advertisements