Mengapa Canopy?

Mungkin pertanyaan ini yang kerap muncul mengisi konten FAQ (Frequently Asked Questions) di setiap artikel wisata Jembatan Tajuk, atau lebih dikenal dengan Canopy Bridge di Taman Hutan Hujan Tropis Bukit Bengkirai Balikpapan.  Sayangnya saat berkunjung kemarin, pertanyaan ini belum terjawab.  Beberapa staf pengelola di sana memberikan menjelaskan sekenanya.  Memang seperti itu sebutannya, Hutan Kanopi.  Akhirnya saya coba Googling karena penasaran.

Venue ini termasuk populer dan ada banyak artikel yang sudah membahasnya.  Makanya, saya hanya berbagi cerita tentang hal-hal spesifik saja.  Mengapa Canopy?  Mungkin artikel di situs http://www.indonesia.mongabay.com punya definisi paling mendekati tentang apa itu Hutan Kanopi.  Ringkasannya kurang lebih seperti ini:

Canopy atau Kanopi lebih menyerupai persfektif payung.  Sebuah zona di ketinggian 30 meter dari permukaan tanah, di rerimbunan dedaunan.  Cukup efektif menaungi ruang di bawahnya dari sinar Matahari dan hujan.  Terus, mengapa istimewa?  Tentu saja.  Zona ini merupakan habitat terkaya di lingkungan Hutan Hujan Tropis.  Hampir 70-90% keragaman hayati (biodiversitas) berada di zona ini.  Alasannya? Densitas tinggi dedaunan membuat zona ini relatif terlindung dan aman karena jarak pandang yang rendah.  Itu sebabnya fauna hutan kanopi berkomunikasi menggunakan isyarat suara sebagai bentuk adaptasi.

Karena saya bukan termasuk fauna Kanopi, satu-satunya sensasi yang terasa adalah ketinggian!  Selebihnya, pemandangan pemuncak pepohonan dan tentu saja, meniti jembatan Kanopi yang hanya ditopang temali baja di ketinggian 30 meter bukanlah pengalaman yang biasa.

Gerbang Canopy Bridge

Gerbang Canopy Bridge

 

Tangga menuju Kanopi

Tangga menuju Kanopi

Jembatan Tajuk (Canopy Bridge)

Jembatan Tajuk (Canopy Bridge)

Titian Jembatan Tajuk

Titian Jembatan Tajuk

Kanopi

Kanopi

Kanopi, pohon Bengkirai

Kanopi, pohon Bengkirai

Advertisements